Fungsi Motherboard Dan 9 Bagian-Bagiannya

adsense 336x280
Fungsi Bagian-bagian – Motherboard atau bisa juga disebut Papan Induk adalah komponen utama dari sebuah perangkat komputer, karena pada papan induk ini semua komponen komputer akan dihubungkan satu sama lain. Bentuk motherboard sendiri layaknya sebuah sirkuit elektronik (PCB) yang terhubung dengan berbagai komponen seperti IC dan controller.

Fungsi utama Motherboard adalah sebagai tempat berlalu lalangnya data. Motherboard akan menghubungkan semua komponen komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.

Motherboard pertama kali diciptakan pada tahun 1977, oleh Apple. Berbeda dengan sekarang, dahulu berbagai komponen komputer seperti CPU dan harddisk ditempatkan pada sebuah card tersendiri, dan dihubungkan menggunakan beberapa kabel.

Sementara itu ada pengertian lain yang menyebutkan Motherboard atau mainboard merupakan papan utama berupa pcb yang memiliki chip bios (program penggerak), jalur-jalur dan konektor sebagai akses penghubung masing-masing perangkat. Kata motherboard sendiri banyak disingkat dengan nama MOBO karena lebih pendek penyebutannya.

MOBO yang banyak ditemui saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan prinsip dapat menyesuaikan dengan spesifikasi PC IBM.

Fungsi Motherboard

gambar : pr-choice.com.au

Fungsi utama komponen motherboard adalah sebagai pusat penghubung antar hardware. Artinya, motherboard di sini memiliki tugas sebagai fasilitator untuk menghubungkan bahasa kode antar hardware agar semua hardware bisa bersinergi menjalankan sebuah aktivitas kerja perangkat komputer. Contohnya, hardware yang dihubungkan oleh motherboard ialah seperti prosesor, RAM, hard disk, printer, power supply, dan beberapa lainnya.

Motherboard inilah modal utama membuat sebuah PC, sehingga jika anda memahami rangkaian MOBO anda bisa merakit kompute sendiri. Hanya saja, anda diharuskan meneliti mobo yang akan dibeli karena tiap mobio memiliki spedifikasi yang berbeda. Dari mulai jenis soket prosesor, frekuensi BUS, jumlah soket SATA dan PCI, jumlah soket RAM, serta yang paling penting adalah keandalan sebuah merek motherboard yang akan dibeli.

Anda bisa membeli MOBO ini dibeberapa toko komputer, karena hardware ini juga dijual belikan. Merknya juga ada bermacam-macam, untuk itu pilihlah merk kenamaan yang kredibel seperti Gigabyte, Asus, Albatron, Aopen, Abit, ECS, Biostar, dan Jetway agar komputer rakitan anda tidak hang. Harga banderolan masing-masing merek pun memiliki varian yang cukup variatif. Begitu pula untuk sektor spesifikasinya.

Jenis – jenis motherboard


Seperti yang disinggung diatas, papan induk ini memiliki jenis dan spesifikasi masing-masing. Apa saja ?

  • Form Factor ATX. Ini merupakan jenis motherboard pertama yang dibuat. Saat itu Intel memperkenalkan Form Factor Advanced ATX pada tahun 1995 dengan dimensi 305 x 244 mm.
  • Form Factor Micro – ATX. Mobo ini merupakan hasil pengembangan dari mobo ATX, dengan biaya produksi dan performa yang lebih rendah. Ukuran dari mobo ini hanya 244 x 244 mm.
  • Form Factor Mini – ITX Form factor Mini – Ini  merupakan jensi mobo mini, yang sengaja dibuat untuk mendapatkan komputer hemat energy dan daya. Ukuran dari motherboard jenis Mini – ITX ini juga kecil yakni sekitar 170 x 170 mm.
  • Form Factor Pico – ITX. Mobo ini merupakan pengembangan dari Mini – ITX, motherboard Pico – ITX memiliki ukuran yang lebih kecil, yakni hanya sekitar 100 x 70 mm.
  • Form Factor Nano – ITX. Berbeda dengan Pico, motherboar Nano – ITX ini memiliki ukuran yang cukup besar, yaitu sekitar 120 x 120 mm meski mengusung nama Nano.
  • Form Factor NLX. NLX merupakan singkatan dari New Low Profile Extended. Ciri Mobo ini hanya memilki sebuah slot untuk ekspansi, dan merupakan motherboard yang dikembangkan oleh intel pada tahun 1997. Motherboard ini memiliki ukuran sekitar 254 x 228 mm.


 Bagian-Bagian Motherboard dan Fungsinya




1.Power Suply Unit (PSU)/Konektor Power

PSU merupakan pin yang menghubungkan unit motherboard dengan power supply pada komputer. Terdapat 2 macam konektor power supply, yakni tipe AT dan tipe ATX. Untuk tipe ATX, kabel ini menyatu dalam satu header yang utuh sementara tipe AT terdiri dari dua kabel dari power supply yang menancap menjadi satu.

2.Socket/Slot Processor

Soket merupakan sebuah tempat untuk meletakan CPU (Central Processing Unit) atau Processor. Antara socket dan slot itu berbeda, biasanya satu komputer hanya memiliki satu jenis saja tapi untuk komputer tertentu ada yang memiliki socket dan slot sekaligus. Misal pada komputer dengan multiprocessor.

3. Chipset

Chip atau Chipset adalah package silikon yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan instruksi dari komputer. Bentuk chipset seperti sebuah sirkuit elektronik yang mengkoordinasikan transfer data dari berbagai hardware komputer (termasuk prosesor dan memori).

Chipset pada motherboard ada dua macam yaitu Northbridge dan Southbridge.
Fungsi Northbridge adalah sebagai jembatan untuk menghubungkan arus data di sekitar main Memory, Prosesor, Front Side Busdan AGP Bus juga mengatur kinerja power management.
Fungsi Southbridge adalah untuk mengatur kinerja peripheral-peripheral komputer seperti IDE Controller, PCI Bus, ROM Bios, Keyboard & Mouse, USB, Eth. LAN, Modem dan lainnya.

4. BIOS (Basic Input/Output System)

BIOS (Basic Input / Output System) merupakan program dasar yang digunakan sebagai interface antara sistem operasi dan motherboard. BIOS yang tersimpan didalam ROM (read-only memori), mengolah datanya didalam. Di dalam BIOS ini juga terdapat program yang digunakan untuk mengatur bagaimana suatu komponen yang terpasang pada motherboard bisa bekerja.

5. Baterai CMOS

Baterai cadangan ini berfungsi untuk memberi tenaga atau daya listrik pada motherboard dalam mengidentifikasi konfigurasi yang terpasang, ketika mobo belum mendapatkan daya listrik dari power supply.

6. Slot RAM

Sama seperti processir, Motherboard juga memiliki slot khusus untuk RAM. Dan setiap tipe motherboard memiliki jenis slot RAM yang berbeda–beda. Untuk motherboard keluaran lama, biasanya menggunakan slot SDRAM, sedangkan pada jenis terbaru saat ini banyak menggunakan DDR3.

7. Slot IDE dan SATA

Slot lainya yakni SATA berfungsi untuk menghubungkan motherboard dengan perangkat penyimpanan seperti floppy disk atau harddisk. Biasanya pada sebuah mobo hanya terdapat 1 slot entah itu konektor IDE ataupun SATA. Namun saat ini keduanya ada dalam sebuah motherboard.

8. Slot Ekspansi

Slot eskpansi merupakan slot tambahan atau slot external pada komputer yang dipakai untuk mengupgrade komputer. Slot ekspansi terdiri dari beebrapa jenis antara lain PCI, PCIExpress, dan AGP.

9. I/O Port

I/O port adalah kependekan dari Input atau output port . Ada beberapa I/O port pada komputer antara lain :
  • Port Paralel (LPT), biasa digunakan untuk menghubungkan printer atau Joystick yang masih menggunakan kabel parallel.
  • Port COM, port untuk mencolokan kabel mouse atau keyboard yang berbasis Port COM
  • Port PS/2, port ini memiliki bentuk bulat, yang digunakan untuk menghubungkan mouse ball dan keyboard yang berbasis Port PS/2
  • Game Port, port ini biasa digunakan untuk menghubungkan Game Pad
  • Port USB 1.1 / USB 2.0 (Universal Serial Bus) port yang besifat universal sehingga dapat digunakan untuk semua hardware seperti mouse, keyboard, printer, Flash disk, camera digital, dan lainnya yang menggunakan USB.
  • LAN, port untuk menghubungkan jaringan internet kabel/telepon/
  • Firewire, port khusus yang memiliki transfer rate mencapai 400 Mb/s (versi a) & 800 Mb/s (versi b). Port ini biasa dipakai untuk transfer data ke external HardDisk
  • eSATA, merupakan port baru yang digunakan sebagai pengganti harddisk eksternal dengan basis USB maupun firewire.
  • Serial Port, port yang dipakai khusus untuk VGA komputer dengan onboad VGA
  • Sound Port, merupakan slot-slot untuk kepentingan suara yang terdiri dari:
  • Line In, berfungsi me-record dari alat elektronik lainnya
  • Mic, berfungsi menghubungkan microphone dari headset
  • Front, dipakai untuk speaker umum seperti pada speaker stereo


Kerusakan pada motherboard

Kerusakan pada komponen mainboard selaku papan utama komputer tentunya akan berdampak pada kinerja komputer. Apa saja dampaknya jika ada kerusakan pada motherboard ?

  • Komputer sering menjadi hang/blank
  • Komputer menjadi lebih lambat atau tidak responsif.
  • Tidak mampu melakukan booting atau penyalaan sistem.
  • Komputer mengeluarkan suara biiip berkali-kali.
  • Tidak muncul tampilan pada layar.
  • Komputer sering mati secara sendirinya tanpa kita set.
  • Terjadi malfungsi/ketidakpasan kinerja hardware pada komputer.


Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan motherboard pada komputer anda mengalami kerusakan. Berikut ini ada beberapa penyebab yang bisa membuat motherboard menjadi rusak, bahkan tidak bisa membaca sama sekali :

  • Kerusakan pada BIOS
  • Processor yang terbakar atau kepanasan.
  • Regulator mengalami kerusakan.
  • Suplai arus listrik yang kurang atau berlebihan.
  • Kerusakan pada bagian chipset.
  • Kerusakan pada bagian penting lain seperti IC clock dan IC Reset.



Demikian artikel lengkap mengenai bagian-bagian motherboard dan fungsinya, gimana sudah paham kan dengan apa yang namanya motherboard dan apa saja komponen pada sebuah motherboard ? jangan lupa untuk membaca artikel terkait lainnya untuk menambah pengetahuan kita. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
adsense 336x280